Ada Kapal Asing Lewat, Peluncuran Roket LAPAN Sempat Tertunda

Rabu, 21 Juli 2010



Peluncuran tiga roket RX 200 yang dilakukan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) di Instalasi Uji Terbang Lapan di Jl. Raya Cilautereun, Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat, Minggu (20/6) berlangung sukses. Namun peluncuran roket ketiga sempat molor sekitar satu jam dari jadwal karena ada kapal asing yang lewat walaupun sebelumnya telah peringatkan dengan keras oleh pihak satuan pengamanan pantai.

Roket pertama dilucurkan sekitar pukul 06.15, roket kedua sekitar pukul 07.30, sedangkan roket ketiga sekitar 10.00.

Peluncuran roket ini merupakan tahap awal pembangunan satelit mikro Lapan-ORARI. ”Alhamdulillah kita sukses melakukan peluncuran roket mitigas bencana ini,” ujar Deputi Bidang Teknologi Dirgantara LAPAN Pusat Soewarto Herdhienata saat jumpa pers didepan wartawan, Minggu (20/6).

Peluncuran ketiga roket kali ini merupakan sebuah terobosan besar untuk membantu upaya penanggulangan bencana alam dengan menyediakan sarana komunikasi amatir radio di lokasi bencana.

Dijelaskan Soewarto, dalam peluncuran ketiga roket mitigasi tadi roket pertama membawa muatan telemetri Lapan bertujuan untuk uji dinamika terbang roket, sedangkan dua roket berikutnya membawa muatan komunikasi digital amatir radio Automatic Position Reporting System (APRS) yang bertujuan menguji sistem diudara. ”Nah APRS inilah yang menjadi cikal bakal pembangunan satelit LAPAN-ORARI,” ujarnya.

Diperkirakan, ujar dia, muatan akan melayang di udara selama 20 menit sebelum jatuh di laut. Ketika berada di udara, muatan tersebut akan mengirimkan sinyal guna komunikasi ORARI.

Kedepan, satelit itu akan diluncurkan bersama dengan satelit Lapan A2 pada 2011 mendatang di Sriharikota, India, yang mana keberadaannya akan menjawab kebutuhan komunikasi darurat ketika bencana terjadi.

Sementara itu, Ketua Organisasi Amatir Radio Indonesia Sutiyoso yang menyaksikan secara langsung peluncuran uji roket mitigasi bercana tersebut mengaku puas dengan hasil uji coba kali ini. Menurutnya peluncuran roket cikal bakal mitigasi bencana ini sangat membantu dalam memberikan informasi yang akurat mengenai terjadinya gempa.
sumber : tempointeraktif.com

0 komentar: